Sunday, December 4, 2011

Differences :) ~

  "Give others freedom to be themselves. Appreciate the differences between their ways and yours."


 "The better part of one's life consists of his friendships."
- Abraham Lincoln-


 "The happiest moments my heart knows are those in which it is pouring forth its affections to a few esteemed characters."
- Thomas Jefferson-
 
~berdoa dan terus mengharapkan redha Illahi...~

Friday, December 2, 2011

Ayah :') ~

Siapa bilang anak-anak gadis yang semakin membesar tidak lagi perlukan kasih seorang ayah?

Siapa kata tatkala seorang anak perempuan itu mula melangkah ke alam dewasa, maka hubungan yang rapat dengan seorang lelaki bergelar bapa bukan lagi satu keperluan?

Siapa kata apabila seorang anak gadis itu kelihatan sudah matang, dia tidak lagi perlukan luahan rasa sayang daripada seorang abi?

Hakikatnya, semakin dewasa dan meningkatnya usia seorang anak perempuan, mereka sebenarnya mendambakan hubungan yang lebih rapat dan mesra dengan seorang lelaki yang bergelar abah. Entri kali ini berkemungkinan agak personal bunyinya, tetapi hakikatnya ini adalah realiti yang mungkin dihadapi oleh kebanyakan mereka yang bergelar seorang anak perempuan...

Hati saya sangat terusik setelah membaca entri ini. Entah kenapa, pada sebelah sudut, saya menganggap entri ini merupakan luahan seorang anak perempuan yang jujur kepada ayahnya. Di suatu sudut, saya merasakan agak kurang wajar sekiranya kita sebagai seorang anak mempunyai pemikiran yang sebegitu terhadap seorang insan yang bergelar ayah. Mungkin, sebagai seorang anak perempuan, yang mana emosinya agak mudah tersentuh dan bersifat sukar melupakan berbanding seorang lelaki, sesekali akan wujud perasaan dan bisikan hati yang sebegitu terhadap seorang ayah. "Saya sayang ayah, tetapi ayah semakin jauh..."

Jika direnung kembali, berapa ramai antara kita yang seumur hidupnya tidak pernah dirotan atau dipukul oleh seorang insan yang bergelar bapa ini. Berapa ramai di antara kita yang mungkin pada zaman sekolahnya, amat jarang ayahnya dapat menghadirkan diri ke majlis anugerah yang diadakan pihak sekolah lantaran kesibukan si ayah dengan tuntutan pekerjaan. Tidak dapat dinafikan, ketika waktu itu akan terdetik bisikan yang mengatakan "Ayah tak sayangkan saya", "Daddy do not love me anymore", "Sampai hati abi pukul saya". Namun tidak dinafikan, seiring dengan peredaran masa, masih ramai di kalangan anak-anak ini diberi ilham dan kesedaran oleh Allah bahawa segala yang dilakukan oleh mereka yang bernama ayah itu adalah demi kebaikan mereka pada masa akan datang.

Sampai suatu saat, seorang anak perempuan bakal bergelar isteri kepada seorang lelaki yang juga menjadi ayah kepada anak yang dikandungnya. Hakikatnya, seorang anak perempuan akan tetap memerlukan kasih mesra dan pemahaman tentang seorang suami daripada seorang ayah. Mungkin tidak perlu untuk seorang anak perempuan itu berkongsi kisah rumah tangganya dengan ayahnya sendiri, tetapi apa yang saya maksudkan di sini ialah bagaimana si ayah memberikan sokongan kepada seorang anak perempuannya yang telah melalui fasa lain dalam hidupnya. 

Sesekali, terfikir juga bahawa sebagai seorang anak perempuan, kita adakalanya meminta terlalu banyak daripada seorang lelaki bernama ayah. Dan adakalanya, kita tanpa sedar telah membebankan ayah kita, mungkin dari aspek luaran, dan mungkin juga dari aspek mental. Dan sebagai manusia biasa, ayah kita pastinya mempunyai had dan limit mereka sendiri. Kerana unsur kejadian kita dan ayah kita adalah serupa, punyai kelemahan, terkadang rapuh kekuatan. 

Sesekali, mungkin tindakan ayah kita pernah membuat hati kita terhiris dan air mata kita akhirnya menitis.

Adakalanya, kata-kata yang ayah lemparkan membuatkan hati kita terluka, lantas meninggalkan parut yang mungkin agak lama menanti sembuhnya.

Kadang-kadang, pilihan ayah yang terpaksa kita akur dan terima meninggalkan kesan emosi yang agak mendalam, membuatkan sirna kasih kita kepadanya kian kelam...

Tetapi, renunglah kembali, tanpa kasih dan sayang ayah kita, tanpa cinta abi kepada umi, tanpa pengorbanan bapa merempuh onak dunia pekerjaan selama ini, mampukah kita mencapai kejayaan yang kita kecap pada hari ini? Mampukah kita untuk meneruskan kehidupan sebagai seorang anak hingga ke saat ini?

Ayah itu manusia biasa, maafkanlah dia...

Abi itu kejadiannya serupa dengan kita, teruskanlah kita suburi rasa kasih kepadanya...

Bapa itu hamba Allah yang takkan pernah sempurna, terimalah dia seadanya, doakan dia...

Daddy is perfectly imperfect, and this makes him the most adorable man of our mummy's life~

Sayangilah dan kasihilah ayah, bapa, abi dan daddy, bukan kerana pengorbanan, bukan kerana tindakannya, tetapi kerana itu adalah perintah Allah semata-mata.  

Dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua dengan penuh kesayangan dan ucapkanlah:
 "Wahai Tuhanku, kasihilah mereka keduanya, sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku waktu kecil".
 [Al-Israa':24]


Taken from Google Image

~berdoa dan terus mengharapkan redha Illahi...~

Sunday, November 27, 2011

Colourful November :) ~

Taken from Google Image.



Happy New Year :) Selamat Tahun Baru Hijrah 1433H. Looking back into our past, sometimes we may proud, regret or maybe feel happy whenever the memories cross into our mind. We may cry, smile, or even become emotional in just a second due to the memories. That's how memories can influence our today, affecting us at this moment. *Do you see the importance of forget & forgive here?* :)

Iridescent maybe the right word to describe how colorful our life are. And these colors indirectly influence the way we act, think and respond to our environment. That is why, a good environment is a must, especially for kids' growth since what so called environment plays a major role in developing people, especially kids. Even the young adults who supposedly can think rightly can be influenced by their environment.

It is not a very happy fact that I need to accept the reality that I have less than two months left to leave Peninsular, specifically Tronoh, Perak. For almost five years, I learned a lot of things here which indirectly makes me for who I am for today. I believe that it's not the problems that getting harder, but I am the one who're getting stronger! *positive* :D

And one thing that surely remain until now, it takes years to build up trust, and it takes only suspicion, not even a single proof, to blow it off. That is why, we need explanation. But sometimes, as a human, we can drown into others' words, which sometimes sound more convincing than the actor or the actress of the scene. And in the end, we're the one who get hurt, for giving our trust to the main player of the scene at the first place. But then, we need to consider that, others' words might be from their own eyes and perceptions, but actually, the reality is totally different. So confusing, right? This is life :) That is why, only The One that will never break our trust, break our heart. He is like what you think about Him...

*the end*

 ~berdoa dan terus mengharapkan redha Illahi...~

Monday, November 21, 2011

Sharing: Tranquility :) ~

"Jika Allah hendak memberikan kebahagiaan kepada seseorang, Ianya tidak boleh dihalang oleh mana-mana tangan sekalipun..."

Taken from here.

"Sometimes, we only lost something, but we feel like we lost everything..."

"Orang yang pernah hidup dengan bertawakal, mereka akan mengetahui keajaiban bertawakal..."

~berdoa dan terus mengharapkan redha Illahi...~

Sunday, November 20, 2011

20-11-2011 :)

Dan anugerah yang paling tak ternilai adalah adanya insan-insan yang memahami, mengerti, menghargai, berkongsi & menerima kita seadanya~ :)

 In the remaining few hours, appreciate them while you still can meet & see their faces. 

Once apart, we'll never know when we'll be meeting each other again...

Appreciate the differences, because the differences that actually makes us complete & attached to one another :)

p/s: Almost all pictures were taken by the same photographer :D

~berdoa dan terus mengharapkan redha Illahi...~

Saturday, November 12, 2011

Sharing: Tanpamu Apa Jadinya Aku...~

Alhamdulillah :) :) :)

I am so glad since I finally managed to do it although there were some circumstances that I would say out of my control while conducting the ceremony. Being an MC for kindergarten kids' ceremony is not an easy task. It needs lots of patience, and ability to handle such kind of unexpected situation is really needed.

Can you imagine when the kids are about to enter the stage when I am not ready yet to announce, and when the time comes, some of the kids want to have their milk before doing the performance? -_- After all, it is such an awesome moment that I will always remember till the end of my time. 

Some of the kids during rehearsal. :)
The special guest of the ceremony also had shared with all the audience about THREE law of attraction that everyone shall realize & try to practice in educating their kids:

1. Be thankful.
2. Dream big.
3. Never give up.

Dear mothers/fathers/future fathers/future mothers, please always remember these three points when your time comes :D

And I was totally touched with the final performance by 6 years old students, special for their teachers. However, I cannot recorded the performance since I were also near to the stage by that time ;'( And the song that they were performing do remind me of my previous teachers, who had been directly & indirectly makes me for who I am today...


Taken from here.

pagiku cerahku
matahari bersinar…
ku gendong tas merahku di pundak…
slamat pagi semua
ku nantikan dirimu
di depan kelasku menantikan kami..
guruku tersayang
guru tercinta
tanpamu apa jadinya aku…
tak bisa baca tulis
mengerti banyak hal..
guruku terima kasihku…
nakalnya diriku kadang buatmu marah…
namun segala maaf kau berikan..

reff::
guruku tersayang …
guru tercinta tanpamu apa jadinya aku…
tak bisa baca tulis mengerti banyak hal…
guruku terima kasihku…

~berdoa dan terus mengharapkan redha Illahi...~

Wednesday, November 2, 2011

Sharing: Ramai Yang Tahu Secara Tepat, Tapi Kurang Faham Secara Jelas~

Just another video taken from Youtube which I think quite interesting to be understood & to be applied in our daily life.


 ~berdoa dan terus mengharapkan redha Illahi...~